Realme Datang, Ini Kata Nokia

Bogor, Selular.ID – Pasar smartphone Indonesia kedatangan pemain baru, Realme. Bagaimana tanggapan vendor lain yang juga terbilang baru Nokia melihat kompetitornya bertambah satu?

“Sekarang banyak brand yang sudah mature (matang) punya sub-brand. Mungkin itu strategi dari brand itu untuk bersaing dengan kompetitor,” kata Miranda Warokka, Head of Marketing Indonesia for HMD Global, saat ditemui Selular.ID di sela-sela acara Media Gathering Nokia di Bogor, Rabu (10/10/2018).

Menurut Miranda, karena pasar Indonesia di kawasan Asia Pasifik adalah yang paling besar, jadi pasti setiap brand dengan caranya sendiri berusaha bukan hanya masuk tapi juga mendominasi. Sub-brand sebagai salah satu cara meraih market share lebih banyak lagi.

BACA JUGA:  Resmi, Realme 2 Dipastikan Masuk Indonesia

Ketika disinggung persiapan Nokia menghadapi lawan baru, Miranda menjawab santai.

“Sebenarnya dibilang ‘kesenggol’ sih enggak, karena dari awal pun kita juga gak bilang berambisi untuk jadi top 3 tahun depan,” terangnya.

Miranda menegaskan HMD Global sendiri mengakui perusahaannya itu adalah startup, bukan corporate besar.

BACA JUGA:  Nokia 1 Android Oreo Go Edition Resmi Edar di Indonesia

“Mungkin nafsu ada tapi harus diimbangi dengan resources. Jadi slowly but sure aja,” tekannya.

Ditemui Selular.ID di kesempatan berbeda, Country Manager HMD Indonesia Sanmeet Singh Kocharr mengatakan produknya berbeda dari pesaing.

“Pasar smartphone Indonesia sangat kompetitif. Banyak sekali persaingan. Tapi kami ingin menekankan kami punya pembeda dan produk kami lebih baik dari mereka,” kata Sanmeet, Rabu (10/10/2018).

Pembeda yang dimaksud Sanmeet mengacu pada slogan Nokia yakni ‘pure, secure, dan up-to-date’. Artinya, semua smartphone Nokia menggunakan Android One yang murni dari Google, dengan proteksi keamanan yang selalu diperbarui setiap bulan, serta kepastian update software ke versi Android terbaru hingga dua kali.

BACA JUGA:  HMD Global Isyaratkan Nokia X Series Sambangi Indonesia

Sanmeet berharap konsumen menyukai produk Nokia dan menyukai harga yang ditawarkan.

“Kami punyai range produk dari Nokia 1 seharga Rp999.000 dan yang terbaru Nokia 6.1 Plus harganya Rp3.399.000,” pungkasnya.