6 Hal yang Bisa Diambil Perempuan Ketika Bercerai di Usia Muda

JawaPos.com – Tak ada yang menginginkan perpisahan dalam pernikahan. Ikatan suami istri diharapkan bisa bertahan seumur hidup hingga maut memisahkan. Namun ketika bahtera rumah tangga tak bisa lagi dipertahankan, perceraian menjadi jalan terakhir.

Perempuan yang menikah di usia milenial juga bisa saja bercerai di usia muda. Bercerai di usia 20-30an bukan akhir dari segalanya. Dilansir dari YouTango, Rabu (10/10), masih banyak pelajaran dan hal positif yang bisa dilakukan untuk para perempuan tangguh meski sudah bercerai di usia muda.

Hidup Terus Berjalan

Dunia tidak akan berakhir karena pernikahanmu. Masih akan ada hari-hari yang bisa dijalani dengan positif. Setiap momen kehidupan memang akan datang dan pergi. Hadapilah dengan senyuman.

Pernikahan Bukan Suatu Kesalahan

Jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi. Menyalahkan diri sendiri karena menikah di usia belia bukan sebuah kesalahan. Perjalanan cinta seseorang memang tak ada yang bisa menebak.

Syukur Adalah Kunci

Jangan selalu merasa perceraian adalah sebuah kesalahan. Bersyukurlah atas apa yang sudah diperoleh dalam hidup.

Masih Bisa Berkencan

Bukalah hati dan pikiran. Move on adalah langkah terbaik. Jangan larut dalam kesedihan. Jika memang masih ada jodoh untuk Anda, maka buka hati untuk cinta uang lain.

Nikmati Kesendirian dengan Fokus dalam Karir

Saat sendiri, cobalah untuk tetap menjalani hal positif misalnya fokus dalam karir. Luka di hati akan terobati dengan terus berkiprah positif.

Masih Ada Cinta yang  Lain

Semua keluarga pasti masih mencintai Anda. Orang tua, teman, dan semua orang yang ada di sekitar Anda masih akan memberikan banyak cinta yang tulus. Jadi janganlah berkecil hati.

(ika/JPC)