Anak-anak yang Tidur Lebih Awal Pengaruhi Kesehatan Sang Ibu

JawaPos.com – Anak kecil terkadang memiliki energi yang cukup banyak sehingga sulit untuk diajak tidur lebih awal. BTTapi, tahukah Anda kalau anak tidur lebih cepat itu berpengaruh terhadap kesehatan sang ibu? Sebab, jika anak-anak sulit tidur, secara otomatis orang tua juga menjadi kurang tidur.

Dilansir dari situs Romper, Senin (8/10), National Sleep Foundation merekomendasikan bahwa anak yang berusia 1 hingga 2 tahun setidaknya tidur tidak kurang dari sembilan jam per malam. Untuk anak-anak prasekolah dan anak-anak usia SD, disarankan tidak kurang dari delapan dan tujuh jam per malam.

Tidur dengan jumlah yang tepat sangatlah penting. Seperti yang dikatakan WebMD, anak-anak yang tidak cukup tidur akan mengalami kesulitan mengatur emosi mereka, penilaian buruk, perubahan nafsu makan, dan dapat berkinerja buruk di sekolah. Tapi, bagaimana dengan para orang tua?

Untuk orang dewasa, kurang tidur juga dapat memiliki konsekuensi. Sebagaimana dilaporkan oleh Institut Kesehatan dan Perkembangan Anak Nasional, kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir jernih, bereaksi cepat, dan membentuk ingatan. Tak hanya itu kurang tidur juga dapat menyebabkan iritabilitas, depresi, dan kecemasan meningkat.

Nah, untuk meningkatkan waktu tidur anak-anak buatlah rutinitas secara konsisten. Dicatat oleh Alaska Sleep Clinic, dengan memberikan rutinitas yang padat setiap malam, mereka dapat merasa lebih aman sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan yang mereka lakukan setiap malam sebelum tidur akan memberi kesan bahwa ada  jam yang menunjukkan waktu tidur telah tiba.

Disarankan juga agar orang tua mematikan layar setidaknya dua jam sebelum tidur. Penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya dari televisi, telepon, atau layar komputer dapat mengganggu produksi melatonin, bagian penting dari siklus tidur.

(Inr/JPC)