Gelandang Timnas Berharap Insiden di Bandung Tak Terjadi di Malang

Jawapos.com – insiden meninggalnya seorang suporter Persija akibat pengeroyokan oknum suporter Persib di parkiran Stadion GBLA memunculkan kecemasan tersendiri bagi Hanif Sjahbandi. Gelandang Timnas yang juga membela Arema FC itu berharap kejadian serupa tak dialami saat menjamu Persebaya akhir pekan ini.

Pemain bernama lengkap Hanif Abdurrauf Sjahbandi ini mengaku sedih sekaligus kecewa dengan kabar meninggalnya seorang suporter dalam sebuah bentrokan. Dia pun mengingatkan agar fanatisme suporter terhadap klub tidak muncul secara berlebihan.

“Saya pribadi kecewa juga sedih. Jujur, saya sebagai seorang atlet paling tidak suka mendengar kabar tersebut,” ucapnya saat ditemuai di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (25/9).

Hanif menilai, hal yang wajar ketika tim sepak bola memiliki suporter yang terus mendukung dengan setia. Tapi jangan sampai kecintaan tersebut justru menghasilkan fanatisme berlebihan.

“Memang kecintaan seorang suporter terhadap tim itu sangat besar. Mereka juga rela berkorban. Tapi tidak dengan cara seperti itu, hingga membunuh seseorang,” tambahnya.

Pasalnya, ketika suporter melakukan tindakan buruk, akan ada banyak pihak yang dirugikan. “Ini menjadi pukulan keras. Tidak hanya bagi pemain, tetapi juga bagi suporter. Karena jelas berdampak buruk bagi pemain, suporter, dan timnya sendiri,” lanjut Hanif.

“Sayang juga kepada tim yang prestasinya sedang bagus dan memiliki suporter terbaik, tetapi karena kesalahan seperti itu merusak segalanya. Saya berharap hal tersebut tidak terulang saat Persebaya melawan Arema,” imbuhnya lagi.

Dia berharap dalam laga tersebut suporter Arema dapat menahan diri. Bahkan kalau bisa melawan dengan hal-hal yang positif. Arema memang dijadwalkan bertemu Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (30/9) nanti.

(mat/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.