LFW 2019 : Rancangan Gaun Baju Tidur oleh Desainer Packham  

JawaPos.com – Gaun biasanya dipakai untuk pergi berpesta, tetapi kini ada terobosan baru dari desainer Jenny Packham. Ia membuat gaun yang digunakan sebagai baju tidur. 

Menurutnya, gaun tidur sangat cocok untuk seorang puteri. Dilansir dari situs nydailynews, Sabtu (22/9), desain gaun tidur sudah tersohor hingga dikenakan oleh bangsawan Inggris serta bintang Hollywood. Jenny Packham sendiri dikenal selalu menciptakan desain mewah dengan baik selama tiga dekade terakhir.

LFW 2019 : Rancangan Gaun Baju Tidur oleh Desainer Packham  Gaun The Dolores snowdrop grey (Nydailynews)

Koleksi terbaru Packham, terinspirasi dari perjalanannya di daerah asal Meghan Markle. Awalnya, ia menemukan sebuah layar yang menunjukkan ikon layar perak dan simbol seks Jean Harlow pada 1930-an di Museum Hollywood.

Koleksi Packham yang bernama ‘Today Is Tonight’ ini berasal dari novel Harlow 1965, yang diterbitkan setelah kematian sang aktris. Hal ini juga menurutnya akan menumbuhkan keanggunan Inggris yang biasanya diapresiasi oleh desainer melalui kilau Tinseltown dalam bentuk kristal Swarovski yang berlipat ganda, manik-manik, rumbai, dan bulu.

“Saya pikir jika saya membawa sedikit Hollywood kembali bersama saya [dari Amerika Serikat], itu bagus,” kata Packham seperti dikutip dari The Times.

Ada pula sejumlah showstoppers yang menampilkan koleksinya, termasuk gaun sutra gading yang menampilkan korset terjun yang dihiasi ratusan kristal Swarovski. Kemudian gaun berleher ruffle yang disulam dengan kristal, paillettes dan bunga akrilik juga disebutkannya telah dirancang sebagai koleksi favoritnya.

Tidak hanya itu, gaun rancangan Packham yang klasik,  dengan payet perak bermotif zebra juga turut digarap. Gaya ini telah dikenakan pada kain dengan nuansa lain oleh Jolie, Allison Janney dan Dita Von Teese. Kemudian ada kain tulle bermotif bunga yang terkumpul pada pinggang dan bahu sehingga tidak dapat terlihat di ‘Gone With the Wind’.

“Itulah yang saya nikmati dalam membuat banyak potongan di studio. Aku hanya melakukan beberapa penyesuaian dan mengembangkannya sedikit, daripada membuat sketsa, pola, dan mengirimnya ke pabrik. Jadi ini adalah salah satu yang berkembang begitu saja,” katanya. 

Hal ini disebutkannya merupakan warisan Harlow yang bertahan lama meskipun kematiannya di usia muda, yakni pada usia 26 tahun. Hal ini juga menarik perhatiannya untuk pertama kali bagi Packham. Contohnya seperti celana panjang dan blus putih. 

(Inr/JPC)